TNI AU Akan Latihan Perang Udara Lagi di Belitung

BELITUNG – Selama dua hari, Lanud H AS Hanandjoeddin (ASH) menerima Tim Tinjau Medan untuk pelaksanaan Latihan Jalak Sakti dari Koopsau 1 dan latihan Hardha Marutha dari Wing 1 Paskhas. Kedatangan Tim Survey yang berjumlah 26 orang itu, datang tanggal 19 dan 20 Maret 2019, dipimpin Asisten Operasi Kaskoopsau 1, Kolonel Pnb Arifien Sjahrir.

Rombongan tersebut tiba di Negeri Laskar Pelangi menggunakan Pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara, Selasa (19/3) sekitar Pukul 07.30 WIB. Tim langsung menerima laporan kesiapan Lanud ASH yang dipaparkan oleh Kadisops Lanud ASH, Mayor Lek Eka Arbiter T, di Baseops Lanud ASH.

Baca juga :

Setelah itu, Asops Koopsau 1 didampingi Komandan Lanud ASH Letkol Pnb Akal Juang melaksanakan peninjauan ke AWR Buding dan Pantai Sengaran Kelapa Kampit, Belitung Timur (Beltim). Selama peninjauan, tim juga sempat bertemu dengan Wakil Bupati Beltim, Burhanudin (Aan).

Asops Koopsau 1 menyampaikan, latihan akan dilaksanakan pada Akhir Bulan April 2019 berupa penembakan di Darat, Laut dan di Udara serta penerjunan pasukan. Dan, semuanya akan berlangsung pada malam hari.

“Panglima Komando Operasi TNI AU I juga telah menegaskan, bahwa AWR Buding yang berada di Wilayah Lanud ASH merupakan salah satu fasilitas latihan terbaik yang dimiliki oleh TNI AU. Itu, dari pertimbangan strategis maupun kelengkapan penunjangnya,” ujar Danlanud ASH.

Senada, menurut Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud ASH, Lettu Lek Fardian, di AWR Buding, tim telah mengecek fasilitas yang ada. Mulai dari peninjauan kondisi tower, panggung, pos jaga, listrik dan fasilitas MCK serta lokasi target penembakan maupun area penerjunan.

Halaman selanjutnya