Selat Nasik Masih Butuh Peningkatan Sarana Pendukung Pariwisata

BELITUNG – Musrenbang Kecamatan Selat Nasik Tahun 2019 telah selesai. Notabene usulan warga dalam Musrenbang itu adalah memperkuat bidang Mina Agro wisata. Sebagaimana diketahui, Kecamatan Selat Nasik masuk dalam kawasan strategis nasional. Yaitu, kawasan perdesaan prioritas nasional (KPPN).

“Untuk menunjang KPPN, kami membutuhkan peningkatan sarana pendukung pariwisata. Diantaranya, akses jalan ke tempat wisata, gazebo, toilet umum, track mangrove, dan lain sebagainya,” kata Plt Camat Selat Nasik Febriansyah kepada dunieusaha.com, Jum’at (8/2) siang.

Baca juga :

Febri sapaan Febriansyah menjelaskan, selain akses jalan, pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) juga diperlukan. Seperti, mengadakan berbagai pelatihan dan lain sebagainya. Lantas, soal air bersih, listrik, transportasi, sarana kesehatan, dan pendidikan ia mengucapkan syukur, karena mulai terpenuhi.

“Namun, sumber air bersih, instalasi ke rumah-rumah yang kurang. Begitu pula untuk transportasi, saya kira sudah cukup terbantu dengan keberadaan mobil Damri. Termasuk kebutuhan listrik, tidak ada masalah. Justru masih banyak lebih kuotanya. Cuma penerangan jalan umum yang masih dibutuhkan,” ucap Febri.

Sedangkan sarana kesehatan, sambung Febri, ada rencana pembangunan Puskesmas baru. Lahannya, sudah disiapkan di Desa Petaling. Begitu juga untuk pendidikan direncanakan pembangunan bangunan SMP Negeri 2 Selat Nasik di Pulau Gersik.

“Pembangunan bangunan SMP, sekarang ini, lahan masih sedang dipersiapkan dari pemerintah desa,” tutup Plt Camat Selat Nasik.

Kegiatan Musrenbang itu, dibuka langsung Kepala Bappeda Kabupaten Belitung, Arpani, di Ruang Aula Kantor Camat Selat Nasik, Kamis (7/2) kemarin. Bertema, “Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemerintahan Yang Berkualitas Menuju Ekonomi Berkeadilan.” (Admin)