Peringati HPSN, Lusyani Suwandi Ajak Kelola Sampah Organik

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Ketua DPP Bidang Lingkungan Hidup Partai NasDem, Lusyani Suwandi mengajak seluruh masyarakat Indonesia belajar mengelola Sampah Organik Rumah Tangga dengan baik. Sebab, sampah organik tersebut bisa menjadi vitamin buat tanah dan tanaman setelah diolah menjadi Kompos.

Lusy sapaan akrab Lusyani Suwandi mengatakan, dengan memahami cara pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga, setidaknya bisa mengatasi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dari hari kehari semakin padat.

Baca juga :

“Dengan mengetahui fungsi dan cara pengelolahan sampah rumah tangga, tentu kondisi ini akan sangat membantu bumi memulih lingkungan hidup. Sebab, tidak ada sampah organik yang perlu dibuang, semua bisa menjadi vitamin buat tanah dan tanaman,” kata Lusy kepada dunieusaha.com, Jumat (21/2/2020) malam.

Menurut Wanita Kelahiran Pangkalpinang, Bangka Belitung ini, memelihara lingkungan hidup adalah tugas bersama. Namun, ia mengapresiasi sekarang masyarakat mulai menyadari untuk tidak menggunakan sampah plastik sekali pakai. Bahkan, sudah menjadi gaya hidup baru saat ini terutama dikalangan generasi milenial.

“Saya bersyukur saat ini masyarakat kita sudah mulai memahami, bahwa sampah plastik bukan bahan ramah lingkungan. Namun kita juga harus mengetahui bagaimana cara memilahnya. Sehingga, sesuai dengan kriteria yang bisa menghasilkan pupuk kompos,” ujarnya.

Lusy berharap, mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi masyakat yang menyadari dan bergabung untuk memelihara bumi Indonesia yang dicintai ini. Sebab, Sampah Organik Rumah Tangga seperti berbahan plastik jika dioleh dengan benar bisa menjadi tambahan penghasilan atau bahan kreativitas.

“Saya senang hari ini bisa banyak mendapat info dari teman-teman komunitas dan aktivis lingkungan hidup, yang hadir pada acara Yayasan Bakti Sosial Lions Club Jakarta Matahari. Kita saling membagi cerita, pengalaman dan gaya hidup bersih. Namun tidak hanya sampai disini, saya masih akan mengumpulkan pecinta lingkungan lainnya, supaya menjadi gerakan. Sehingga kita bisa saling bersinergi untuk menuju kearah yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (iwan/rel)