Pemkab Ingin Jadikan Belitung Sebagai Daerah Berbasis Teknologi

//Wabup Belitung, Smart Island untuk Mempercepat Pembangunan Daerah

BELITUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung ingin menjadikan Belitung sebagai daerah yang berbasis teknologi. Sistem jaringan terpusat bakal dibangun dan diterapkan untuk mempercepat pembangunan daerah yang akan diberi nama Smart Island. Namun, penerapan budaya baru ini bukan berarti meninggalkan kearifan lokal.

Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie mengatakan, Smart City adalah jalan untuk mempercepat pelayanan publik, dan juga untuk membantu pembangunan daerah yang semakin cepat. Ini untuk mengimbangi pertumbuhan teknologi yang begitu pesat, serta perkembangan zaman yang begitu luar biasa saat ini.

Baca juga :

Untuk itu, kata Wabup Belitung, masyarakat harus mulai menggunakan budaya yang baru tersebut, dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, tidak meninggalkan kearifan lokal. Sebab, teknologi sebuah pilihan, yang menurutnya sudah seharus digunakan. Smart City akan diberi nama Smart Island untuk di Kabupaten Belitung.

“Kami sedang mempersiapkan ini dalam APBD perubahan. Sehingga, kita sudah bisa mulai mewujudkan tahap pertama Smart Island di Belitung. Mudah-mudahan, Smart Island satu-satunya di Indonesia. Sebab, di Bandung, Surabaya sudah lebih dulu bikin Smart City,” kata Wabup kepada dunieusaha.com, Senin (18/3) siang, usai mendengarkan konsep Smart City oleh PT Elixer Reka Digital.

Menurut Mantan Wakil Ketua DPRD Belitung itu, rencananya dalam komponen Smart Island terdapat publik services, tourism, rencana pembangunan, monitoring system, pengawasan kepada masyarakat dan juga sosial budaya dan keamanan. Jadi, sistem ini luas sekali cakupannya, tergantung opsi mana yang mau digunakan.

“Tapi, yang akan kita terapkan pertama kali adalah bagaimana membangun mata lebih banyak. Artinya akan menggunakan CCTV dalam perpanjangan tangan. Dan juga, membangun mata yang lebih banyak, untuk mengkoneksikan semua pelayanan tadi dalam satu atap. Titiknya, di tempat pelayanan publik yang paling banyak masyarakatnya,” ucap Isyak Meirobie.

Halaman selanjutnya