Marsekal TNI Yuyu Sutisna : Latihan adalah Bagian Daripada Kesejahteraan Buat Kami

(dua dari kanan) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyaksikan Latihan Operasi Udara Jalak Sakti 2019, antarsatuan tingkat Koopsau l, di AWR Buding Lanud H AS Hanandjoeddin.

BELTIM – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyatakan, yang terpenting dari Latihan Operasi Udara Jalak Sakti 2019, antarsatuan tingkat Koopsau l, adalah pertangungjawaban Angkatan Udara terhadap masyarakat dan pemerintah. Sebab, latihan operasi udara telah dibiayai dan diberikan anggaran. Sehingga, masyarakat bisa menyaksikan kemampuan TNI Angkatan Udara, di AWR Buding Lanud H AS Hanandjoeddin.

“Kemampuan puncak Angkatan Udara akan kita coba nanti pada Bulan Juli. Kami, akan melaksanakan latihan puncak Angkatan Udara dengan Sandi Angkasa Yuda. Latihan itu akan lebih besar lagi. Karena, seluruh Komando Operasi, seluruh kemampuan akan dilibatkan. Kita juga hari ini melihat kemampuan Paskhas TNI AU. Namun tidak seluruhnya, karena cuaca,” kata Kasau, saat konferensi pers, Kamis (2/5) siang kemarin.

Baca juga :

Menurut Marsekal TNI Yuyu Sutisna, sebetulnya dari penggalan Latihan Jalak Sakti tersebut, masih banyak yang akan dilaksanakan. Seperti pembebasan teror, penembakan dari helikopter, penembakan peluru kendali (ruda kiwi) dengan pesawat drone. Namun, tidak bisa melaksanakan, karena cuaca sudah terlewati, batas minimal. Sehingga, latihan tidak bisa melanjutkan.

“Itu kira-kira, sebagai pertanggungjawaban kami. Bahwa ini lah kira-kira kemampuan Angkatan Udara dalam latihan. Latihan ini, juga akan terus kita tingkatkan. Karena bagi kita, bagi prajurit, latihan adalah bagian daripada kesejahteraan buat kami. Karena, dengan latihan yang terus menerus, personil kita akan profesional, siap melaksanakan tugas untuk keberhasilan tugas tersebut,” pungkasnya. (iwan)