Mantan Sales PT JWK Dieksekusi Jaksa ke Lapas Tanjungpandan, Volume Tahanan Rutan Polisi Berkurang

BELITUNG – Kejaksaan Negeri Belitung mengeksekusi mantan sales PT JWK, berinisial EY ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kamis (11/6/2020). EY adalah terpidana kasus penggelapan uang perusahaan.

Kajari Belitung, Ali Nurudin, SH, MH mengatakan, pihaknya melakukan eksekusi terhadap EY lantaran kasus tersebut telah berkekuatan hukum (Inkracht). EY divonis oleh majelis hakim selama 1 Tahun 9 Bulan.

Baca juga :

“Namun sebelum dieksekusi ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, kami lakukan rapid test dulu terhadap terpidana tersebut. Ini sesuai dengan Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-pk.01.01.01-679 tentang Penerimaan Tahanan yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (Inkracht),” kata Ali Nurudin, SH, MH.

Kajari Belitung menjelaskan, perkara kasus EY ini bermula dari laporan yang disampaikan ke Polres Belitung pada tanggal 21 Februari 2020. EY yang saat itu merupakan sales PT JWK diduga mengambil uang penjualan barang berupa kartu fisik internet dan voucher internet dari agen agen yang bekerjasama dengan PT JWK.

Namun uang dari penjualan barang sebanyak 8 kali dengan status kredit tersebut tidak disetorkannya. Sehingga berdasarkan rekapan audit tanggal 31 Desember sampai 21 Januari 2020, perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp75Juta.

“Selama sidang terdakwa di tahan di Rutan Polres Belitung. Karena lapas tidak menerima tahanan baru dengan adanya wabah pandemi Covid-19. Namun setelah perkara diputus hakim berkekuatan hukum tetap, maka menjadi terpidana bisa dipindahkan ke Lapas Tanjungpandan dengan terlebih dahulu di rapid tes dan hasilnya negatif,” pungkasnya. (rel)