Latihan Jalak Sakti 2019 Beroperasi Siang dan Malam

//Untuk Mengembangkan Taktis dan Teknik

BELTIM – Puncak Latihan Operasi Udara Jalak Sakti 2019, antarsatuan tingkat Koopsau l, di AWR Buding Lanud H AS Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) merupakan latihan sebagaimana yang dicanangkan. Sebab, latihan tahun ini, beroperasi siang dan malam. Sehingga, masyarakat bisa menyaksikan langsung latihan tempur TNI Angkatan Udara.

“Yang malam mungkin kita tidak sempat menonton. Tetapi mereka sudah melaksanakan latihan. Baik pengeboman, semua exercise juga dilaksanakan di malam hari. Kita lihat, hanya sebagian penggalan dari skenario latihan tersebut. Namun, mereka sudah mengembangkan taktis dan teknik yang ada,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat konferensi pers, di AWR Buding, Kamis (2/5) siang.

Baca juga :

Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan, walaupun dalam Latihan Jalak Sakti tersebut hanya bisa melihat penggalan saja. Tetapi, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana pesawat pesawat tempur melaksanakan operasi udara termasuk Wing I Paskhas dan Satuan Bravo 90 Pashkas menghancurkan sebuah sasaran. Sebab, yang terpenting dari latihan adalah, sebagai gambaran kekuatan Angkatan Udara, untuk mengamankan, melindungi dan mempertahankan wilayah kedaulatan NKRI.

“Ini juga menunjukkan kesiapan kotama di bawah Angkatan Udara. Kalau seandainya tiba-tiba kita diperintahkan untuk melaksanakan sebuah operasi, itu adalah kesiapan. Untuk mengembangkan strategi, bisa dilihat dari kemampuan, akurasi dan sebagainya. Yang jelas, dari latihan ini kami Angkatan Udara akan terus mengembangkan kemampuan personil maupun alutsista. Dalam pembangunan alutsista maupun pembinaan personil,” tandasnya. (iwan)