Laka Laut Diperairan Sekitar Pulau Lengkuas, Pemkab Belitung Sampaikan Duka

//Pastikan Semua Korban akan Ditangani Dengan Baik dan Intensif

BELITUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung menyampaikan turut berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya Rozali (67 tahun), warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan. Ucapan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie melalui Keterangan Pers, Sabtu (8/6) malam.

Rozali merupakan salah satu penumpang dari 25 penumpang yang dikemudikan 2 ABK perahu sampan (bukan perahu wisata), yang mengalami laka laut, diperairan sekitar Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, sekitar Pukul 15.00 WIB.

Sementara, untuk korban lain yang masih dalam perawatan. Pemkab Belitung memastikan semua korban akan ditangani dengan baik dan intensif untuk mendapatkan perawatan maksimal.

“Laporan terakhir bahwa korban dalam keadaan stabil dan dalam observasi lanjutan,” kata Wabup Belitung Isyak Meirobie.

Isyak Meirobie mengatakan, bahwa keseluruh penumpang tersebut berangkat dari Tanjung Binga, bukan Tanjung Kelayang (Pusat Kapal Wisata). Dan, tidak terdaftar sebagai anggota paguyuban perahu/kapal wisata setempat.

“Perahu ini bukan perahu wisata. Karena itu, tidak memenuhi standar pelayanan dan keselamatan. Dan kejadian ini diakibatkan karena sampan penghubung kapal dengan wilayah daratan yang tidak mematuhi standar keselamatan dasar yakni pengenaan pelampung dan daya angkut,” katanya.

Menurut Wabup Belitung, otoritas kewenangan di laut kini bukan menjadi kewenangan Pemkab Belitung. Namun, telah menjadi kewenangan Pemprov Kepulauan Babel. Sementara, untuk ijin berlayar diterbitkan oleh KSOP. Dan saat ini terus dilakukan pendataan dan penerbitan izin tersebut.

Halaman selanjutnya