Kemenpar Sosialisasi Sadar Wisata di Destinasi Pariwisata Belitung

//Untuk Menciptakan Kondisi yang Aman dan Bersih

BELITUNG – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menggelar sosialisasi Sadar Wisata di Destinasi Pariwisata Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Belitung Hermanto, di Ball Room Hotel Grand Hatika, Selasa (5/3) pagi.

Kegiatan itu dihadiri langsung Kasubbid Sadar Wisata, Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar RI Arum Damarintyas, S.Sos, Tim Percepatan 10 DPP PIC Tanjung Kelayang Larasati Sedyaningsih dan sejumlah pejabat Kemenpar lainnya.

Baca juga :

“Sosialisasi ini bertujuan untuk mengimplementasikan tujuh sapta pesona, mulai menciptakan kondisi yang aman hingga kenangan,” kata Arum Damarintyas kepada dunieusaha.com.

Menurut Kasubbid Sadar Wisata Kemenpar RI, walaupun Belitung termasuk daerah aman dan bersih, tetapi masih harus digaungkan soal kebersihan. Apalagi, kegiatan Sadar Wisata ini sudah dua kali dilakukan di Kabupaten Belitung. 2 Tahun lalu Kemenpar RI sosialisasi pengelolaan toilet bersih. Sekarang, sosialisasi tentang Narkoba dan Sampah. Sebab, hal semacam itu bisa merusak pariwisata.

“Oleh karenanya, kami datang untuk melakukan sosialisasi, agar hal-hal tersebut tidak terjadi. Banyak sekali dampak ikutan pariwisata seperti peredaran Narkoba, Trafficking (Perdagangan Manusia) dan Penyebaran Virus HIV/AID dilakukan di fasilitas-fasilitas umum pariwisata. Padahal tidak ada kaitannya dengan pariwisata, karena melanggar UU pariwisata dan kode etik pariwisata dunia,” ujarnya.

Arum Damarintyas mengatakan, sosialisasi ini juga akan membahas soal bersih dari sampah dengan menerapkan 3R (reduce, reuse, recycle). Alasan, Kemenpar ingin memikirkan soal sampah, karena banyak tempat wisata yang kotor. Sehingga, terkesan jorok dan kumuh oleh wisatawan.

Halaman selanjutnya