Isyak Meirobie Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan

BELITUNG – Wakil Bupati (Wabup) Belitung, Isyak Meirobie mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Sebab, menurut Mantan Wakil Ketua DPRD Belitung ini, dengan kolaborasi dipastikan akan mempercepat akselerasi menuju sasaran yang ingin dicapai.

Karena itu ia berpandangan bahwa, pada hakekatnya Visi tanpa aksi sama dengan mimpi yang penuh konsistensi. Sedangkan Visi dengan aksi sama dengan Akselerasi menuju prestasi. Hal ini disampaikan Wabup Belitung saat membacakan selaku Inspektur Upacara Bulanan, di Halaman Kantor Bupati Belitung, Senin (17/2/2020) pagi.

Baca juga :

“Saya ulangi, dan mengapa terkesan kita berjalan lambat? goal maupun out come yang ingin kita capai selalu meleset ataupun tidak tercapai? Padahal kita, disetiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sudah berusaha menaikkan kecepatan gerak dalam kinerja? Jawabannya adalah, kita bergerak sendiri-sendiri. Kita tidak berkolaborasi,” kata Isyak Meirobie dihadapan seluruh ASN Pemkab Belitung yang hadir.

Politisi Partai NasDem ini memberikan sebuah contoh sederhana. Baru baru ini dalam calendar of tourism event 2020 ada Festival Cap Go Meh 2020. Dalam APBD kegiatan ini tidak terakomodir. Begitu juga sebelumnya, ada Festival Ngerepak Durin di Dusun Aik Gede Desa Kembiri dan Festival Rambutan Fiesta di Desa Ibul.

“Apakah festival tersebut harus dibatalkan? Sementara dari 80 lebih kegiatan dalam COE 2020, ada lebih dari setengahnya tidak ter APBD kan. Jawabannya tentu Tidak. Jadi apa yang terjadi waktu festival-festival tersebut, yang dihadiri oleh ribuan pengunjung dan tidak sedikit wisatawan Jakarta dan Mancanegara. Jawabannya adalah kolaborasi,” tegas Isyak Meirobie.

Oleh karena itu, ia mengappresiasi Sekretariat Daerah, Dishub, Dispar, Dinas KUKMPTK, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan hingga jajaran Kecamatan sampai Desa/Kelurahan serta OPD lain.

“Dengan kolaborasi maka dipastikan kita akan mempercepat akselerasi menuju goal kita. Dengan kolaborasi kita bisa saling mengisi sisi yang belum tercover oleh kegiatan di OPD. Kita mengoptimalkan segala potensi sumber daya manusia dan aset yang kita miliki untuk mengenjot percepatan sekaligus pencapaian yang diharapkan,” ujarnya. (iwan/rel)