Imigrasi Tanjungpandan Rapat Bareng Tim PORA Beltim

//Wisnu : Rapat Tim PORA ini adalah Langkah Awal untuk Koordinasi dan Sinergitas dengan Masing-masing Instansi

BELTIM – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan menggelar rapat bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (4/4) pagi. Rapat ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Beltim Burhanudin, bertema ‘Optimalisasi Penegakan Hukum Keimigrasian Melalui Kegiatan Timpora,’ di Ruang Pertemuan Hotel Oasis Manggar.

Hadir dalam rapat tersebut, Kabid Perizinan dan Informasi Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dewa Putu Sudira, Kepala Kantor (Kakanim) Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan Dewanto Wisnu Raharjo, Kajari Beltim Widagdo, SH, Plt Kepala BNNK Belitung Dahnial, Danpos TNI AU Manggar Lettu Lek Djunaidi, Danposal Manggar Peltu Darsidi, Camat se-Kabupaten Beltim dan tamu undangan lainnya.

Baca juga :

Kakanim Kelas II TPI Tanjungpandan Dewanto Wisnu Raharjo mengatakan, rapat ini merupakan tindaklanjut setelah dikukuhkan Timpora Tingkat Kecamatan. Pengukuhan terhadap 12 Camat di Pulau Belitung, telah dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Kepulauan Babel Sulistiarso, tanggal 28 Maret lalu.

“Rapat Tim PORA ini adalah langkah awal untuk koordinasi dan sinergitas dengan masing-masing instansi. Tujuannya, untuk menghimpun informasi maupun saling tukar informasi terkait permasalahan-permasalahan orang asing di Beltim,” ujar Wisnu sapaan akrab Kakanim Tanjungpandan.

Wisnu berharap, mudah-mudahan melalui rapat bersama ini bisa terjalin komunikasi, sinergitas dan kerjasama yang baik kedepannya. Sebab, pengawasan terhadap orang asing merupakan tanggungjawab bersama sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Sebagai leading sector, imigrasi perlu bekerjasama dengan melibatkan berbagai pihak. Dan kami, sudah membentuk Timpora tingkat Kecamatan. Disitu ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Desa dan Camat, yang mengetahui wilayah kerjanya. Kita, tinggal berkoordinasi terkait masalah pengawasan orang asing. Sehingga bisa lebih optimal kedepannya,” tuturnya.

Halaman selanjutnya