Imigrasi Tanjungpandan Kembalikan WNA yang Tak Miliki Visa RI

Dewanto Wisnu Raharjo.

BELITUNG – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan mengembalikan Warga Negara Asing (WNA) yang hendak masuk ke Wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional H AS Hanandjoeddin, Senin (7/10) siang. Pengembalian WNA tersebut ke Negara asal keberangkatannya dikarenakan tidak memiliki Visa RI.

“Betul kemarin ada pengembalian WNA, berkewarganegaraan Libya. Alasannya karena tidak memiliki Visa RI. Namun, ia kesini bersama istrinya, berkewarganegaraan Kazakhstan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan, Dewanto Wisnu Raharjo kepada dunieusaha.com, Selasa (8/10) pagi.

Baca juga :

Wisnu sapaan akrab Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan, menjelaskan, penolakan terhadap orang asing tersebut berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian dan berdasarkan konvensi penerbangan sipil Internasional Annex 9. Oleh karena itu, WNA tersebut dikembalikan ke negara asal pemberangkatannya.

“Sebenarnya istri WNA tersebut bisa masuk dengan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK). Sebab ia berkewarganegaraan Kazakhstan yang termasuk dalam subjek negara BVK sebagaimana diatur dalam Perpres 21/2016. Namun yang bersangkutan mengajukan diri untuk ikut dipulangkan ke negara asal pemberangkatan. Karena suaminya yang WN Libya ditolak masuk,” ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan menambahkan, kini dua WNA tersebut sudah dipulangkan ke Negara asal keberangkatannya. Yaitu, dengan menumpang maskapai penerbangan yang sama. Yakni Pesawat AirAsia Flight Nomor QZ 247.

“Mengapa WNA tersebut kita pulangkan langsung, karena disini belum tersedia fasilitas Visa On Arrival (VOA),” pungkasnya. (rel)