Hari Kedua, Tim Penilai Lomba Desa Kabupaten Belitung ‘Bidik’ Sijuk

//Camat Sijuk Optimis Menang
Camat Sijuk Febriansyah

BELITUNG – Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Belitung 2019 kembali melakukan penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten, Selasa (12/3) pagi. Tim Penilai yang diketuai Kepala DPPKBPMD Kabupaten Belitung Nurman Sunanda, memeriksa segala perlengkapan administrasi Kantor Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk.

Penunjukan Desa Sijuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Camat Sijuk Nomor : 414.4/18/KEP/SJK/2019. SK itu, Tentang Penetapan Juara Kegiatan Evaluasi Perkembangan Desa (Lomba Desa) Tingkat Kecamatan Sijuk 2019, yang menetapkan Desa Sijuk sebagai Juara.

Baca juga :

Pelaksanaan Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Belitung di Desa Sijuk sedikit berbeda. Persiapan yang dilakukan Desa Sijuk lebih matang. Karena, kedatangan Tim Penilai langsung disambut tarian selamat datang. Begitu pula dengan Kepala Desa di Kecamatan Sijuk, mereka kompak hadir di kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sebagai ajang evaluasi perkembangan desa selama dua tahun terakhir dan sekaligus pembinaan kepada pemerintah desa. Arahan dan masukan dari tim, tentunya dapat menjadi dasar untuk melengkapi serta memperbaiki kekurangan-kekurangan, yang sekira selama ini belum maksimal,” kata Camat Sijuk Febriansyah kepada dunieusaha.com.

Namun, ucap Febri sapaan Camat Sijuk, segala persiapan yang sudah dilakukan oleh pemerintah desa, Kecamatan Sijuk optimis bisa bersaing dalam kompetisi tersebut. Tetapi, tujuan utamanya bukan juara. Tetapi hasil dari evakuasi dan pembinaan yang sudah berjalan selama ini.

“Harapannya seperti itu. Sebab, juara merupakan hadiah dari apa yang telah dilakukan selama ini. Karena, dua tahun terakhir sudah melaksanakan pelayanan di bidang pemerintahan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dengan baik. Ada peningkatan dari sebelumnya. Terutama dalam hal penguatan kelembagaan kelompok atau komunitas masyarakat,” ujarnya.

Senada, Kapala Desa (Kades) Sijuk Nasri mengatakan, kegiatan ini merupakan kewajiban bagi desa. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan kantor, pemberdayaan dan pelayanan ke masyarakat. Meski ia baru dilantik empat bulan lalu sebagai Kades. Namun, demi masyarakat dan nama baik desa, kewajiban semacam itu harus dilaksanakan.

“Sebab ini bukan lomba Kades, tetapi lomba desa. Untuk itu, saya melakukan semuanya secara maksimal. Apa yang sekiranya kurang saya perbaiki dengan segera. Namun, tetap berdasarkan aturan yang ada,” pungkasnya. (rel)