Gara-gara WBK-WBBM, Kejari Belitung Diserbu

BELITUNG – Kajari Belitung Sekti Anggraini, SH, MH menyambut baik kunjungan rombongan Kejari Belitung Timur (Beltim), Kamis (24/1) pagi. Kunjungan itu dipimpin Kajari Beltim Widagdo, SH. Maksud kedatangan Jaksa Beltim tersebut, ingin melakukan studi banding zona integritas WBK-WBBM.

“Mereka kesini melakukan studi banding, untuk memulai pembangunan zona integritas. Sebab, Kejaksaan Negeri Belitung menjadi salah satu contoh untuk kejari lainnya dalam membangun zona integritas ini,” kata Sekti kepada dunieusaha.com.

Baca juga :

Menurut Sekti, sekarang semua Kejari wajib memulai pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi-Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM). Untuk itu, sebelum memulainya, Kejari Beltim mau melihat apa saja yang telah dilakukan Kejari Belitung. Supaya meraih penghargaan WBK-WBBM dari KemenpanRB RI.

“Tadi mereka telah melihat apa yang kita kerjakan. Mulai dari administrasi, fisik, inovasi hingga terobosan-terobosan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Belitung. Sehingga meraih predikat WBK akhir tahun 2018 lalu,” ujar Wanita Kelahiran Surabaya ini.

Sekti menjelaskan, salah satu yang ia paparkan, kualitas pelayanan publik melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). PTSP merupakan inovasi Kejari Belitung, dimana semua pelayanan publik Kejari Belitung ada disana.

“Seperti loket tilang, pengembalian barang bukti, surat ijin besuk maupun pos pelayanan publik. Pelayanan ini, kita tempatkan dalam satu pintu di Gedung Adhyaksa Prima,” jelasnya.

Tandas Sekti, konsep PTSP memberikan pelayanan cepat, ringkas, dan tidak berbiaya. Disamping itu, dilengkapi fasilitas ruang ibu dan anak, ruang tamu terbuka serta tempat konsultasi yang nyaman.

“Yang kami kedepankan disini adalah, tempat yang nyaman, pelayanan yang ringkas (anti ribet) tidak berbiaya dan transparan,” pungkasnya. (admin)