Forum BUMN Belitung ‘Serbu’ Kejaksaan Negeri Belitung

//Belajar dan Sharing Pengalaman Membangun Zona Integritas dari WBK menuju WBBM

BELITUNG – Forum BUMN Belitung (FBB) ramai-ramai mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Belitung (Kejari), Jum’at (13/9) pagi. Namun, kedatangan rombongan FBB tesebut ke Kantor Kejari Belitung ingin melakukan Wisata Zona Integritas (ZI). Kehadiran mereka pun disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Ali Nurudin, SH, MH yang didampingi para Kasi Kejari Belitung.

Pada kesempatan tersebut Kajari Belitung beserta jajaran mengajak FBB melihat berbagai inovasi Kejari Belitung sembari menjelaskannya. Para Pimpinan BUMN Belitung yang hadir pun juga diperkenan menandatangani papan Wisata ZI Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang sudah tertempel di Dinding Ruang Aula Kejari Belitung.

Baca juga :

Ali Nurudin, SH, MH mengatakan, kedatagan FBB tersebut dalam rangka Wisata ZI. Mereka ingin mengetahui pembangunan Zona Integritas yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Belitung. Sebab, Kejari Belitung adalah salah satu kantor yang sudah meraih predikat WBK dari Kemenpan RB. Dan sekarang sedang menunggu hasil pembangunan WBBM.

“Jadi Wisata ZI itu adalah salah satu inovasi Kejaksaan Negeri Belitung dalam rangka mewujudkan WBK menuju WBBM. Sehingga mereka datang kesini untuk belajar datang dan sharing wawasan. Khususnya dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan ini bisa memberikan dampak positif bagi teman-teman BUMN,” kata Kajari Belitung kepada dunieusaha.com.

Ali Nurudin, SH, MH menyebutkan, mereka yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah para Pimpinan BUMN yang bertugas di Pulau Belitung. Diantaranya, Pimpinan PLN, Pelindo, BPJS, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Sucofindo, anak perusahaan Telkomsel, Maskapai Garuda, Kantor Pos dan lain sebagainya.

“Tadi mereka banyak bertanya konsep WBK/WBBM kita. Karena mereka juga ingin mempunyai pelayanan publik yang bersih. Namun sesuai dengan aturannya masing-masing. Siapa tahu ada yang cocok, kan bisa diambil dari mereka. Dan begitu pun sebaliknya. Jadi saling berbagi lah,” ujarnya.

Halaman selanjutnya