Belitung Punya 13 Desa Wisata di Tahun 2018, ini Tempatnya

Pantai Tanjung Kelayang.

Pariwisata Kabupaten Belitung kian berkembang. Dari tahun ke tahun arah kepariwisataan Negeri Laskar Pelangi sebutan Pulau Belitong mulai terlihat jelas. Pesona wisata, yang tiada habisnya, membuat pemerintah pusat memilih daerah tersebut. Menjadi salah satu tempat destinasi wisata prioritas, di tanah air.

Penetapan kabupaten Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata tahun 2016 lalu, merupakan puncak keseriusan pemerintah mendorong Negeri Laskar Pelangi menjadi daerah tujuan pariwisata. Belitung masuk dalam daftar 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional.

Terpilihnya KEK Tanjung Kelayang, tak lepas dari peran serta pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten bersama stakeholder kepariwisataan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk  merintis pariwisata.

Baca juga :

Pulau Lengkuas merupakan salah satu pulau kecil Desa Keciput.

Kini, prospek pariwisata Belitung mulai terlihat jelas. Setahap demi setahap program pengembangan kepariwisataan sudah berjalan, salah satunya desa wisata. Berdasarkan data, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung tahun 2018 ini, Negeri Laskar Pelangi telah mempunyai sebanyak 13 desa wisata.

Sebanyak 13 Desa Wisata ini, memiliki potensi yang berbeda-beda. Pertama, potensi Desa Wisata Tanjung Pendam. Dimana terkenal dengan panorama pantainya. Jenis desa wisata itu, berbasis keunikan sumber daya alam sebagai daya tarik utama. Desa wisata ini terketak di Kecamatan Tanjung Pandan, tepatnya di Pusat Kota.

Kedua, potensi Desa Wisata Sijuk. Potensi desa wisata ini, mengenalkan peninggalan kota lama Sijuk yang mana terdapat mesjid tua, kelenteng tua, dan rumah tradisional. Di desa wisata tersebut, juga terdapat pembuatan terasi (belacan). Jenis desa wisata ini disebut berbasis keunikan sumber daya keunikan lokal.

Ketiga, Desa Wisata Keciput. Potensi desa wisata ini, yaitu berupa panorama Pantai Tanjung Kelayang, dan pulau-pulau kecil dan bawah laut. Jenis desa wisata itu dijelaskan berbasis keunikan sumber daya alam.

Halaman selanjutnya